Senin, 11 Februari 2019

Hal Ini Sering Dilupakan Saat Renovasi Rumah

Renovasi Rumah

Melakukan renovasi rumah merupakan saat yang penting dan krusial untuk rumah Anda. Terutama jika sudah terdapat banyak kerusakan yang perlu diperbaiki segera. Tapi, ada beberapa hal yang sering kali dilupakan saat hendak melakukan renovasi. Apa saja? Simak di bawah ini!

1.    Desain dan perencanaan
Sebelum melakukan renovasi rumah, Anda perlu menyiapkan dari segi desain dan perencanaan. Pastikan Anda memiliki pembiayaan yang cukup untuk melakukan hal ini. Karena jika jumlah uang tidak mencukupi untuk melakukan renovasi, maka akan tanggung sekali rasanya kalau ada beberapa bagian terlewatkan. Catat bagian apa saja yang perlu diperbaiki atau diubah dan sampaikan hal ini kepada orang yang bersangkutan. Jangan lupa lakukan perizinan untuk merenovasi rumah.

2.    Pembongkaran
Saat melakukan renovasi, ada beberapa bagian yang ternyata mungkin saja akan dihancurkan. Alasannya, karena ruangan tersebut yang tidak digunakan dengan baik, sehingga lebih baik dihancurkan. Bahkan, bisa saja ada bagian yang akan dihancurkan untuk memperbesar ruangan. Tentu dengan melakukan pembongkaran, Anda akan menghasilkan banyak limbah bangunan. Ingatlah untuk menyiapkan satu wadah besar atau bisa juga siapkan ruang kosong di halaman rumah Anda untuk limbah bangunan tersebut. Berhati-hati juga saat ada pembongkaran tembok yang berlapiskan cat timah.

3.    Ukuran furniture
Ini adalah kesalahan yang paling sering terjadi saat melakukan renovasi rumah. Ketika bentuk dan kondisi rumah yang sudah menjadi berbeda, tentunya terkadang kita menginginkan beberapa furniture baru untuk mengisi dan menghiasi rumah. Namun sayangnya juga, ukuran yang kita beli bisa saja menjadi berbeda dengan ukuran tempat untuk meletakkannya. Sehingga berujung pada furniture tersebut tidak kita gunakan sesuai dengan rencana awal dan menyebabkan kita mengeluarkan anggaran lebih untuk membeli furniture baru.

Tak hanya terjadi pada furniture baru, jika kita mengubah ukuran ruangan, bisa saja hal ini terjadi. Furniture yang biasanya terletak di ruangan itu menjadi tidak sesuai lagi. Lebih telitilah saat sedang mengukur dan ingin mengubah ruangan. Pastikan Anda sudah menghitung dengan benar, bahkan kalau perlu hitunglah berkali-kali agar hasilnya akurat.

4.    Memilih kontraktor
Kontraktor adalah hal yang paling penting saat Anda hendak melakukan renovasi rumah. Kontraktor ini yang akan sangat berperan dalam proses renovasi rumah Anda. Jika Anda menggunakan jasa kontraktor yang lebih murah, jangan terlalu berharap bahwa Anda bisa mendapatkan hasil yang baik pula. Jangan pernah ragu untuk menggunakan jasa kontraktor yang profesional untuk hal ini. Lebih baik Anda mengeluarkan lebih untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

5.    Anggaran
Selalu lebihkan anggaran Anda untuk renovasi rumah. Mungkin saja akan ada hal-hal tidak terduga yang terjadi saat proses renovasi sedang dilakukan. Misalnya, ketika melakukan perbaikan pada bagian tembok, dan ternyata Anda juga menemukan bahwa ternyata ada masalah pada bagian kelistrikan Anda. Dengan menyiapkan anggaran tidak terduga, maka hal-hal tersebut dapat teratasi dengan baik dan tidak perlu dikhawatirkan. Karena lebih baik Anda melebihkan anggaran untuk biaya tak terduga, daripada harus kebingungan ketika ternyata anggaran tidak mencukupi.

6.    Lantai
Jika Anda mengganti ubin atau keramik lantai, jangan lupa untuk memesan sedikit lebih banyak dari jumlah yang dibutuhkan seharusnya. Hal ini karena ubin adalah salah satu material bangunan yang cukup mudah untuk pecah dan mengalami kerusakan. Dari proses pengangkutannya, keramik ini bahkan sudah bisa mengalami kerusakan karena adanya goncangan. Ketika sedang dipasang pun bisa mengalami kerusakan juga, seperti salah potong. Hal ini juga bisa dihindari dengan memasang keramik pada saat-saat terakhir saat renovasi hampir selesai, sehingga terhindar dari sentuhan alat-alat berat yang dapat merusak atau membuat ubin menjadi pecah. Selain itu, jika tidak membeli ubin cadangan, dikhawatirkan juga ketika ternyata mengalami kerusakan dan harus membeli lagi, ternyata model ubin yang sama sudah tidak ada lagi.


EmoticonEmoticon